Sabtu, 21 November 2009

Blood Vessels

Pembuluh darah merupakan bagian dari sistem kardiovaskuler. Fungsi pembuluh darah secara umum sebagai jalur yang membawa darah dari jantung menuju jaringan dan organ , dan sebaliknya

Percabangan sistem arteri dan vena sangat bervariasi dalam :

1. Ukuran

2. Ciri-ciri mekanik

3. Komponan seluler dan biomekanik

4. Organisasi ultrastruktural

Keempat hal diatas tergantung lokasi dan fungsi khusus masing-masing jenis pembuluh darah.

Berdasarkan ukuran diameter, pembuluh darah dibagi menjadi

1. Makrovaskulatur

· Diameternya > 0.1 mm, yaitu :arteriol besar, arteri muskular, arteri elastic, dan vena muskular

2. Mikrovaskulatur

· Hanya nampak secara mikroskopik, penting sebagai tempat pertukaran antara darah dan jaringan sekitarnya dalam kondisi normal maupun dalam proses inflamasi, yaitu: arteriol, kapiler, dan venula post-kapiler

DINDING PEMBULUH DARAH

Terdiri dari 3 komponen struktural dasar, yaitu

1. Endothelium

· Berasal dari jaringan mesenkim dan merupakan derivat jaringan epitel, yaitu epitel squamous simplex

· Berperan utama sbg penghalang semipermeabel (mengatur pertukaran dua arah mikromolekul dan mencegah transpor makromolekul) antara dua kompartemen,yaitu plasma darah dan cairan interstisial

· Selain itu peranan lainnya, antara lain :

ü Konversi angiotensin I menjadi angiotensin 2 pd sistem urinary

ü menonaktifkan bradikinin, serotonin, prostaglandin, nor epinephrin, thrombin

ü Lipolisis lipoprotein oleh enzim pada permukaan sel-sel endothel untuk menghasilkan trigliserida dan kolesterol

ü Produksi faktor vasoaktif, yaitu agen vasokonstriktif,seperti endothelin dan agen vasodilatasi seperti NO(nitric oxide)

ü Sekresi lokal mediator kimia yg berfungsi mempengaruhi kontraktilitas otot polos pembuluh darah

ü Ikut berperan dalam permeabilitas kapiler

ü Antithrombogenik,

Endothelium membatasi trombosit dan jar. subendothelium spy tdk terjadi kontak antara subendothelium dan trombosit, kalo kontak nanti menginduksi pembentukan thrombus trus nantinya jd emboli yg bisa menghambat aliran darah

2. Jaringan Otot

· Berupa otot polos, terdapat pada semua pembuluh kecuali kapiler dan venula perisitik

· Sering dijumpai di tunika media dan tersusun helix

· Tiap sel otot dilapisi lamina basal dan jar. ikat

· Pada arteriol dan arteri kecil, sel2 otot polosnya dihubungkan oleh gap junction

3. Jaringan Ikat

· Jumlah dan proporsinya sangat bervariasi tergantung pada kebutuhan fungsi lokalnya

· Ada 2 serabut jar.ikat pd pembuluh darah yaitu :

ü Serabut Kolagen

-Tipe IV di membrane basalis

-Tipe III di tunika media

-Tipe I di tunika adventitia

ü Serabut elastic

-Banyak ditemukan di aorta (arteri besar),tersusun dalam lamella parallel yg teratur dan terdistribusi diantara sel-sel otot di seluruh bagian media

-memberikan sifat elastis.

· Ada lagi substansi dasar yang mengisi celah antarsel dinding pembuluh, contohnya glikosaminoglikan yg lbh bnyk di arteri drpd vena.

Matriks ekstraseluler disekitar sel-sel vaskuler sangat kompleks dan berkombinasi untuk menciptakan sifat-sifat biomekanik .Sifat-sifat mekanik sangat menentukan fungsi tiap jenis pembuluh darah

· Kolagen : meregangkan kekakuan

· Elastin : menciptakan sifat elastis Ketiganya ini menentukan sifat viskoelastis

· Proteoglikan : menentukan tekanan

Kombinasi seluruh komponen dan organisasinya akan berkontribusi terhadap fungsi tubuh

LAPISAN PEMBULUH DARAH

Ada 3 lapis, yaitu :

1. Tunika Intima

Terdiri dr:

ü selapis sel2 endothel (endothelium) yg melapisi bagian interior pembuluh darah alias berbatasan langsung dgn lumen,

ü lapisan subendothelium yg terdiri dari jaringan ikat longgar.

ü Kalo di arteri ada internal elastic lamina (IEL) yg terdiri dr serabut elastin trs selain itu jg ada bolongan2 (gaps)yg dinamain fenestra utk tmpt difusi nutrisi ke lapisan yg lbh dalam . IEL ini persis dibwhnya subendothelium, jadi IEL ini bagian plg eksternal dr tun. Intima yg membatasi tun. Intima dan tun. Media.

2. Tunika Media

Terdiri dr

ü Lapisan konsentrik sel-sel otot polos yg tersusun scara helix. Nah sel2 otot polos ini yg menghasilkan matriks ekstraseluler yg mengisi ruang antar sel-sel otot polos ini.

ü Matriks ekstraseluler itu adalah serabut elastis ( yg paling dominan) , serabut retikuler (kolagen tipe III), proteoglikan, dan glikoprotein.

ü Kalo di aorta ada yg namanya external elastic lamina(EEL). EEL ini bagian plg eksternal dr tun. Media, jadi EEL lah yg membatasi antara tun. Media dan tun. Adventitia.

3. Tunika Adventitia

Terdiri dr

ü Kolagen tipe I

ü Serabut elastis

ü Vasa vasorum, bisa berupa arteriola, kapiler, dan venula. Tugasnya menyediakan kebutuhan metabolisme di lapisan tun. Adventitia dan lapisan tun. Media pada pembuluh2 yg besar. Jadi istilahnya tu “pembuluhnya pembuluh”. O iya vasa vasorum ini lebih sering dijumpai di vena drpd arteri.

MACAM-MACAM PEMBULUH DARAH

Secara umum kan dibagi jd 3, yaitu arteri, vena, kapiler

1. Arteri

Fungsinya membawa darah menuju jaringan. Secara umum, dengan diameter yg sama dinding arteri lebih tebal drpd vena. Berdasarkan ukurannya arteri dibagi menjadi

A. Arteriol

Diameternya <0.5mm,>

Lapisan subendothelnya sangat tipis

Tidak ada IEL dan EEL

Tun. Medianya terdiri dr 1 atau 2 lapisan sel2 otot polos

Tun. Adventitianya tipis

B. Arteri kecil (small artery)

Lumen lebih lebar dr arteriol

Ada IEL

Tun. Media lbh berkembang, terdiri dr beberapa lapis sel2 otot polos

Tun. Adventitianya tipis

C. Arteri Muscular

Dibagi jd 2, yg sedang (medium) dan besar(large)

IELnya nampak jelas kalo di mikroskop

Tun. Medianya lebih dominan sel otot polos sekitar 40 lapis drpd serabut elastisnya, makanya fungsinya utk mengontrol banyaknya darah yg mengalir ke organ dengan kontraksi dan relaksasi otot2 polos tsb

Arteri muscular besar pny EEL

Tun. Adventitia ada kolagen, serat elastis, sel2 fibroblas, sel2 adiposa, pembuluh limfa,vasa vasorum, dan saraf

D. Arteri Elastis

Arteri yg paling besar, yaitu aorta dan cabang2 utamanya( arteri brachiocephalic, arteri carotid communis, arteri subclavia) dan arteri pulmonaris.

Tun. Media didominasi serat elastis

Fungsinya untuk menstabilkan aliran darah, sewaktu ventrikel kontraksi aorta kan meregang karena harus menerima darah, trs darah dari aorta tetap bisa mengalirkan darah walaupun ventrikel sedang relaksasi

2. Kapiler

Terdiri dari selapis sel2 endothel yang dilapisi lamina basalis yg dihasilkan oleh endothelium itu sendiri.

Berdasarkan struktur kontinuitas endothel dan lamina basalis, kapiler dibagi menjadi 2, yaitu :

A. Continuous/somatik Capillaries

Disebut kontinu karena endothelnya tidak ada lubang2, sehingga materi2 menembus endothel dengan cara difusi jika zat2nya relatif bisa menembus membrane dan transitosis vasikuler untuk zat2 yg besar atau yg tdk bs menembus membrane spt molekul lemak yg tdk larut.

Terdapat di semua tipe jar. otot, jar. ikat, kelenjar eksokrin, dan jar. saraf.

B. Fenestrated/visceral Capillaries

Endotheliumnya memiliki lubang2 (fenesta)

Lamina basalisnya tetap kontinu (ga ada lubang2nya)

ü Sinusoid Capillary

Endotheliumnya memiliki lubang2 (fenestra) yg lebih besar drpd visceral capillaries

Lamina basalisnya tidak sempurna (berlubang2) bahkan kadang2 tidak ada. Karena lubang2nya cukup besar, protein dan sel2 darah dapat melewatinya. Oleh karena itu sinusoid capillaries ada di organ2 dan jaringan hematopoietic (sumsum tulang, limpa), hati,kelenjar paratiroid, pituitary anterior.

3. Vena

Fungsinya mengembalikan darah ke jantung

Memiliki katup (valvula) untuk mencegah aliran balik

1. Venula postkapiler

Disebut juga venula perisitik, karena terdapat banyak sel2 perisit yang berfungsi untuk melakukan kontraksi kecil karena sel2 perisit memiliki myosin, aktin, dan tropomiosin.

Tun. Medianya hanya terdiri dari perisit

2. Venula

Dindingnya sangat tipis

Tun. Adventitianya relative lebih tebal

Dalam penampakan dibwh mikroskop biasanya berdampingan dengan arteriola

3. Vena kecil

Diameternya 1-9mm

Tun. Intimanya tipis karena tdk ada lapisan subendotheliumnya

Tun. Medianya terdiri dari sejumlah lapisan sel otot polos serta serat2 retikuler dan elastic

Tun. Adventitianya berkembang baik

4. Vena sedang

5. Vena besar

Contoh : vena cava, vena pulmonari

Tun. Intima berkembang baik

Tun. Medianya relative lebih tipis jika dimabndingan dengan arteri dan terdiri dari beberapa lapis sel-sel otot polos dengan jar. ikat yg cukup berlimpah

Tun. Adventitianya paling tebal dan paling berkembang dibandingkan tunika intima dan media.

Mikrosirkulasi

Sirkulasi yg dibentuk oleh pembuluh2 kecil. Aliran darah dari metarteriol menuju venula postkapiler melalui kapiler-kapiler (capillary bed). Ada 4 macam mikrosirkulasi, yaitu :

1. Urutan aliran darah dari arteriol -> metarteriol->kapiler->venula->vena

Arteriol bercabang menjadi metarteriol yaitu pembuluh2 kecil yg tidak sepenuhnya dikelilingi lapisan otot polos, lalu bercabang lg menjadi kapiler. Metarteriol bertugas membantu mengatur sirkulasi di kapiler.

2. Anastomosis Arteriovenosa

Mengatur tekanan, aliran, dan suhu aliran darah di tempat2 tertentu, spt : telinga, dasar kuku, dan glomera jari

Memungkinkan komunikasi langsung antara venula dan arteriol

Diinervasi oleh saraf simpatis dan parasimpatis

3. Sistem portal arteri, terdapat di glomerulus ginjal

Darah dari satu capillary network yg satu ke capillary network yg lain bs langsung melalui arteri, yang disebut arteri portal.

4. Sistem portal vena, terdapat di hati

Darah dari satu capillary network yg satu ke capillary network yg lain bs langsung melalui vena, yang disebut vena portal.

Sedikit tentang Sistem Limfa

ü Berfungsi untuk mengumpulkan cairan jaringan ke dalam darah, mengangkut lemah dan vitamin ADEK, melaksanakan respon imun.

ü Tdk seperti darah yg alirannya dua arah (dari dan ke jantung) , limfa alirannya satu arah (menuju jantung)

ü Memiliki valvula dengan jumlah lebih banyak drpd vena

ü Sirkulasi limfa digerakkan oleh gaya luar seperti kontaksi otot2 disekitarnya dan gaya dalam otot2 polos pada pembuluh limfa besar

ü Pembuluh limfa yang besar juga memiliki vasa vasorum spt pada arteri dan vena yg besar

ü Terdapat nodus-nodus

ü Pembuluh2 limfa terdapat pada semua organ kecuali sumsum tulang, sistem saraf pusat, jaringan epidermis, dan pembuluh darah.

Oleh : Yessy Martha

“tiada gading yg tak retak”

Kurang mantep?

Bc junquera aja soalnya slidesnya ambil dr sana. woke

Tidak ada komentar:

Posting Komentar